JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali membuka perdagangan sesi I dengan catatan manis pada Rabu (7/10/2026). Indeks saham domestik melesat 18,98 poin atau naik 0,31 persen menuju posisi 6.211,9. Pergerakan positif ini melanjutkan tren menguat yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Sejak awal pembukaan, IHSG bergerak stabil pada rentang 6.209 hingga 6.214. Data RTI mencatat sebanyak 812,57 juta saham telah ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 164,19 miliar dalam 25.703 kali frekuensi. Sebanyak 312 saham tercatat menguat, 50 saham melemah, dan 299 saham bergerak stagnan.
Optimisme pasar modal turut terdorong oleh pergerakan bursa regional Asia yang mayoritas menghijau. Indeks Nikkei225 Jepang menguat tipis 0,04 persen, sementara indeks Kospi Korea Selatan menanjak 0,47 persen pada perdagangan pagi.
Analis Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG masih mengantongi peluang besar untuk melanjutkan laju penguatannya. Pihaknya menetapkan area support berada di level 6.139 dan resistance pada posisi 6.254.
“Secara teknikal, IHSG membentuk pola three white soldiers yang merupakan pola bullish. IHSG juga masih berada di atas MA5, sementara indikator Stochastic menunjukkan golden cross. Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan,” tulis tim riset Reliance Sekuritas dalam laporan analisisnya, Rabu (7/10/2026).
Seiring dengan melonjaknya indeks, sejumlah saham mencatatkan lompatan harga yang cukup signifikan. Lima saham berhasil masuk dalam jajaran top gainers dengan lonjakan berkisar antara 15 persen hingga melampaui 20 persen.
PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) memimpin barisan penguatan setelah melonjak 20,93 persen ke level Rp 52 per saham. Saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) menyusul di posisi kedua dengan kenaikan 18,82 persen menjadi Rp 202.
Aksi beli investor juga memicu kenaikan saham PT Pembangunan Graha Lestari Tbk (PGLI) sebesar 16,35 persen ke harga Rp 370. Lonjakan signifikan turut dialami PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang menanjak 15,75 persen ke level Rp 7.900, serta PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) yang menguat 15,15 persen menjadi Rp 950.
