SURABAYA – Antusiasme masyarakat menyaksikan Parade Surabaya Juang 2026 terlihat di sepanjang Jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu (1/11/2026). Warga berbondong-bondong memadati kawasan tersebut, terutama di depan Hotel Majapahit, untuk menyaksikan rangkaian atraksi yang mengangkat sejarah perjuangan Kota Pahlawan.
Bahkan, sejumlah warga sudah datang beberapa jam sebelum parade melintas. Kepadatan pengunjung semakin meningkat menjelang puncak acara hingga kawasan di sekitar Hotel Majapahit dipenuhi penonton yang berebut mendapatkan posisi terbaik.
Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net, masyarakat tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan meskipun harus berdesak-desakan. Parade utama sendiri diberangkatkan dari Tugu Pahlawan sekitar pukul 14.30 WIB.
Sebelum parade melintas, kawasan depan Hotel Majapahit dimeriahkan penampilan paduan suara SMPN 37 Surabaya dan pembacaan puisi oleh salah satu Cak Ning Cilik. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menghidupkan kembali semangat perjuangan arek-arek Suroboyo.
Irawati, warga Perak, mengaku sengaja datang bersama anaknya sejak pukul 13.30 WIB. Ia ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk mengenalkan sejarah perjuangan Surabaya kepada anaknya yang bersekolah di SMK Pariwisata.
“Kebetulan anak saya sekolah SMK Pariwisata, saya ingin mengasih tahu kalau ini lho, kisah Surabaya. Dari Hotel Yamato, penyobekan bendera Belanda. Ngasih tahu ke anak-anak, ini lho veteran, ini pejuang yang dulu,” ujarnya.
Antusiasme serupa juga ditunjukkan Nindya, seorang pelajar yang sudah tiba di Jalan Tunjungan sejak pukul 10.00 WIB. Ia mengaku ingin menyaksikan drama teatrikal sekaligus memberikan dukungan kepada teman-teman sekolahnya yang terlibat dalam parade.
“Mau lihat dramanya sih, kan biasanya dramanya dimunculin di sini. Kayak perobekan benderanya juga di sini. Kan dari sekolah aku ada yang ikut, jadi pengen melihat teman-temanku juga lagi parade,” kata Nindya.
Sementara itu, Eka, warga asli Surabaya, memilih menyaksikan parade dari depan Hotel Majapahit sejak pukul 13.00 WIB. Menurutnya, lokasi tersebut selalu menjadi salah satu pusat atraksi utama dalam Parade Juang setiap tahunnya.
“Pilih di depan Hotel Mojopahit karena pasti ada atraksinya di sini. Setiap tahun beda tema ya, pengen tahu aja tahun ini itu temanya apa,” ucap Eka.
Selain nilai sejarah dan atraksi yang ditampilkan, kemudahan akses parkir serta banyaknya pedagang makanan di sekitar Jalan Tunjungan turut menjadi alasan warga memilih kawasan tersebut.
Parade Surabaya Juang 2026 pun menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang sejarah perjuangan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda.
