Dampak Covid19, Pedagang Aneka Kue Khas Romadhan Di Aceh Singkil Terancam Gulung Tikar

  • Whatsapp

Singkil – Para pedagang kue untuk berbuka puasa di lokasi Jln. Sudirman yang musiman di bulan Ramadhan yang jadi favorit masyarakat Singkil terancam gulung tikar.

Bak jamur tumbuh di musim hujan, bermunculan para pedagang musiman di saat bulan suci Ramadhan menjajakan kue favorit bagi warga kota Singkil di Jln. Sudirman.

Bulan Ramadhan tahun 2020 ini berbeda dengan Ramadhan tahun lalu pasalnya Ramadhan sekarang ini bertepatan dengan pandemi Covid19.

Pantauan deliknews dilapangan, dampak dari covid19 ini sangat memperihatinkan buat masyarakat Aceh Singkil yang kebanyakan berdagang terutama pedagang kaki lima. Para pedagang kaki lima kurang beruntung karena kue yang di jual kurang laku. Sehingga untuk balik modal dagangan saja tidak kembali, akibat sepi pembeli dampak dari covid19.

Salah satu pedagang kue kaki lima, Nurhasanah membuka dagangannya di Jln. Sudirman saat di temui deliknews, Senin (04/05). “Dari dulu saya membuka dagangan dari pukul 15.00 sampai pukul 19.00. saya menjual kue yang jadi favorit masyarakat Singkil antara lain :
kue talam ketan, kue talam labu, kue pinukuk, kue timpan pulut dan kue jongkong kuah” ujar Nurhasanah.

Lanjutnya, seperti biasa kue dan aneka makanan yang saya jual dari tahun ke tahun ya ini. Dagangan aneka makanan yang jadi favorit buat masyarakan selalu habis. Sehingga sangat membantu untuk menjelang lebaran, Tapi sekarang ini sebalik nya karena ada covid19 melanda pendapatan saya menurun drasti. Balik modal aja sudah bersyukur.

Di lokasi yang berbeda, deliknews menemui pedagang kue Eti Amrina. “Selalu setiap hari saya berjualan bakso dan miso, di tambah kue gorengan. Sekarang ini nyaris banyak yang tersisa dan tidak laku dagangan saya karena kurang nya para pembeli” keluh Eti Amrina.

Semoga covid19 cepat berlalu dan berakhir agar segera masyarakat terbebas dari ancaman wabah virus covid19. Supaya masyarakat dapat berusaha lagi dan beraktifitas seperti sedia kala, pungkasnya.(khairul amry/jati )

Pos terkait

loading...