Minggu, 16 Agustus 2020 - 01:39 WIB

Dampak Covid-19, Warga Barsel Masih Enggan Mengunjungi Tempat Wisata Banyu Habang

Buntok – pandemi covid-19 sangat berdampak sekali terhadap sepinya pengunjung ke tempat Wisata Banyu Habang. Sehingga para pedagang mengeluhkan penghasilannya sangat jauh berkurang sekarang ini, Sabtu, (15/08/2020) siang.

Suasana sepi terlihat ditempat wisata permandian Alam dan wahana Kebun pelestraian anggrek Kalteng Banyu Habang, Permadian Alam Rawen dan Tempat wisata Betang Nansarunai yang berada Di desa Sanggu, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Ada beberapa kios makanan di lokasi Banyu Habang masih tutup. Salah satu kios penjual makanan yang buka, Saripah penjaga tempat wisata sekaligus pedagang di Banyu Habang kepada awak media menyampaikan, pengunjung tempat ini sangat sunyi sekarang, semenjak setelah pandemi covid-19 melanda negeri kita ini.

“Pandemi covid-19 ini mengakibatkan para pengunjung sepi sehingga pemasukan dan penghasilan kita pun ikut menurun. Biasanya pada hari-hari libur maupun diakhir pekan pada Sabtu dan Minggu pengunjungnya lumayan ramai. Kami berharap kondisi Itu boss kembali berjalan normal seperti sedia kala” Ungkap Sari.

Di tempat yang sama, salah satu pengunjung, Resti yang lagi mengawasi dua orang keponakannya Ribka Grace Shella, dan Sam yang lagi bersendau gurau sambil berenang.

“Kita sengaja datang ketempat ini pada hari Sabtu karena dalam kondisi normal pun pengunjungnya lebih sedikit dari hari-hari libur. Jadi kita bisa sekalian mengajarkan anak-anak untuk berenang dan rileksasi ditempat ini. Karna tempat ini berada jauh dari keramaian kota Buntok” Ujar Resti.

Sementara itu Ketua Lembaga Pemantau Pembangunan Daerah (LP2D) Kabupaten Barsel, Ruhui Pintano mengatakan, saya berharap dan berdoa kondisi kita semuanya bisa kembali pulih seperti sediakala. Semoga saja wabah pandemi covid-19 cepat kita lewati bersama-sama.

“Sejauh ini pantauan kami kondisinya disini baik mas. Meski disini belum ada yang terlihat berubah. Sejak kunjungan saya beberapa bulan yang lalu ketempat ini” Ungkap Ruhui Pantang.

Saya sangat berharap kerjasama yang semakin erat lagi antara pihak pengelola dan Pemerintah Daerah didalam membangun tempat-tempat wisata yang ada di Barsel. Sehingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Perlahan-lahan pemulihkan perekonomian rakyat akan terjadi disaat New Normal. Seperti semboyan LP2D “Mari Bersama Kita Membangun Daerah. pungkasnya. (jat)

Artikel ini telah dibaca 173 kali

loading...
Baca Lainnya

Tata Cara dan Etika Penagihan Pinjaman Online yang Benar

Seperti yang kita ketahui, pinjaman online adalah salah satu layanan peminjaman uang dan diperuntukan bagi...

Financial manager using smartphone at her workplace, view from the top

17 September 2020, 16:24 WIB

UMKM Klaster Unggas Binaan SIG, Terus Berkembang Ditengah Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM mitra...

13 Agustus 2020, 14:41 WIB

Petani Desa Fagoe Menerapkan Program TPJS Meski Belum Dapat Sosialisasi Dari Dinas Pertanian Malaka

Malaka- para petani di Desa Fafoe Kabupaten Malaka sudah melakukan menanam jagung dengan sistim doubel...

15 Mei 2020, 18:56 WIB

Penenun Kain Tradisional Desa Lakulo Alami Kendala Pemasaran

Malaka – produksi dari penenun kain tradisional di desa Lakulo kecamatan Weliman masih memiliki kendala...

11 Mei 2020, 15:12 WIB

Dampak Covid19, Pedagang Aneka Kue Khas Romadhan Di Aceh Singkil Terancam Gulung Tikar

Singkil – Para pedagang kue untuk berbuka puasa di lokasi Jln. Sudirman yang musiman di...

5 Mei 2020, 19:20 WIB

Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Tingkatkan Cadangan Emas

JAKARTA – Di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amirika Serikat (AS) yang saat...

18 Maret 2020, 22:11 WIB

loading...