Kasihan Warga, Gupardi Gaus Kritik Keras Pertamina Soal Kelangkaan Solar di Sumbar

Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus
Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus

Kelangkaan BBM bersubsidi jenis Solar membuat pengendara menjerit, belum lagi masa pandemi membuat ekonomi merosot, kini ditambah langkanya Solar di Sumatera Barat sudah hampir 3 bulan.

Persoalan ini disoroti banyak pihak, hingga Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengkritik keras kebijakan Pertamina Patra Niaga yang membatasi kuota BBM Solar di wilayah Provinsi Sumatera Barat.

“Solar merupakan kebutuhan pokok, saya merasa prihatin kondisi kelangkaan ini di Sumatera Barat, hampir setiap hari truk macet di SPBU yang ada di Sumatera Barat,” kata Guspardi Gaus kepada deliknews.com, Rabu (22/12/21).

Baca juga: Pertamina Bungkam Soal Sanksi Kepada SPBU Nakal di Sumbar

Satreskrim Polres Pasaman Akan Lidik Dugaan SPBU Salahgunakan Niaga BBM Solar

Masa Pandemi Harga Gas Subsidi Capai Rp50 Ribu, Pertamina Padang Bungkam Soal Kuota

Menurut Datuak Batuah ini, tidak ada alasan Pertamina tidak memasok Solar sesuai kebutuhan pasar, karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang ekonomi menengah ke bawah.

“Kalau ini terus menerus dilakukan pembatasan, maka akan menimbulkan dampak negetif yang banyak, seperti pemilik truk akan menyesuaikan kosnya, maka ongkos akan naik dan tentunya harga barang juga akan naik. Kasihan masyarakat,” ungkap Anggota DPR RI Fraksi PAN ini.

Ia melihat seperti di daerah Jawa tidak ada kemacetan Solar, hanya di Sumatera Barat sudah 3 bulan langka. Dengan adanya pembatasan, akan banyak dampak negatif, menimbulkan kepentingan – kepentingan pribadi seperti menimbun Solar dan lainnya.

“Diminta kepada Pertamina untuk segera menghentikan pembatasan Solar di SPBU – SPBU di Sumatera Barat. Kalau tidak akan ada spekulan, seperti penimbunan dan penjual eceran,” tegas Guspardi Gaus.

(Darlin)

Pos terkait

loading...