Langsung ke konten
Sabtu, 7 November 2026
Ekonomi & Bisnis

Harga Minyak Dunia Naik

Jakarta – Harga minyak dunia naik pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (26/7/2019), didukung meningkatnya ketegangan antara Barat dan Iran serta penurunan besar stok minyak mentah AS. Namun kenaikan dibatasi kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dapat mengurangi permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik US$ 0,14 atau 0,25 persen, menjadi US$ 56,02 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah mencapai tertinggi di US$ 56,99.

Seminggu setelah Iran menyita tanker berbendera Inggris di Teluk, Inggris mulai mengirim kapal perang untuk menemani semua kapal berbenderanya melalui Selat Hormuz.

Sementara Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain bertemu di Florida pada Kamis (25/7/2019) untuk membahas cara melindungi pengiriman minyak di Teluk dari Iran.

Arab Saudi, pengekspor minyak utama dunia, juga mendesak pembeli minyak global untuk mengamankan pengiriman energi yang melewati Selat Hormuz, di mana sekitar 20 persen dari pasokan global diangkut setiap hari.

Harga minyak juga didukung penurunan persediaan minyak mentah AS yang mencapai hampir 11 juta barel, jauh di atas ekspektasi analis untuk penurunan 4 juta barel.

Harga minyak telah berada di bawah tekanan dari kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global, di tengah tanda-tanda bahaya perang perdagangan AS-Tiongkok selama setahun terakhir.

Negosiator utama Tiongkok dan Amerika Serikat akan bertemu di Shanghai pada Selasa (30/7/2019) selama dua hari dalam putaran pembicaraan perdagangan berikutnya, kementerian perdagangan Tiongkok menegaskan