Runway Ketiga Bandara Soetta, Dinilai Tak Maksimal

  • Whatsapp
Runway ketiga Bandara Soekarno Hatta

Jakarta – Pembangunan landasan pacu (runway) ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mendapatkan protes dari anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo.

Menurut Bambang, rencana awal landasan ketiga tersebut bisa melayani pergerakan take off dan landing lebih dari 114 per jamnya.

“Paling minimal 150 aktifitas penerbangan, karena 1 runway bisa 50 kali, kalau di Bandara Heathrow London itu 1 runway bisa dapat 100 pergerakan per jam, itu aja target minimal. Jadi kalau targetnya 114 saya protes, terus terang saya protes. Karena itu masih menggunakan anggaran APBN, sekitar Rp 1 Triliun pakai anggaran dana rakyat,” ujar Bambang.

Menurut dia, dalam satu landasan pacu sendiri bisa sampai melakukan pergerakan sekira 150-an pesawat untuk terbang dan mendarat setiap jamnya

Sebagaimana di Bandara Heathrow London dengan 2 runway mencapai 90-100 take off landing. Kemudian Bandara di Hongkong (Hongkong Internasional Airport) bisa mencapai 55-70 take off landing.

“Harusnya untuk 3 runway, bisa diatas 150 take off landing, produktifitasnya ini. Dengan adanya pembangunan yang cukup mahal yakni sebesar Rp6 Triliun, akan menjadi tidak efektif”

Pos terkait