Jumat, 2 Agustus 2019 - 09:27 WIB

Runway ketiga Bandara Soekarno Hatta

Runway ketiga Bandara Soekarno Hatta

Runway Ketiga Bandara Soetta, Dinilai Tak Maksimal

Jakarta – Pembangunan landasan pacu (runway) ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mendapatkan protes dari anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo.

Menurut Bambang, rencana awal landasan ketiga tersebut bisa melayani pergerakan take off dan landing lebih dari 114 per jamnya.

“Paling minimal 150 aktifitas penerbangan, karena 1 runway bisa 50 kali, kalau di Bandara Heathrow London itu 1 runway bisa dapat 100 pergerakan per jam, itu aja target minimal. Jadi kalau targetnya 114 saya protes, terus terang saya protes. Karena itu masih menggunakan anggaran APBN, sekitar Rp 1 Triliun pakai anggaran dana rakyat,” ujar Bambang.

Menurut dia, dalam satu landasan pacu sendiri bisa sampai melakukan pergerakan sekira 150-an pesawat untuk terbang dan mendarat setiap jamnya

Sebagaimana di Bandara Heathrow London dengan 2 runway mencapai 90-100 take off landing. Kemudian Bandara di Hongkong (Hongkong Internasional Airport) bisa mencapai 55-70 take off landing.

“Harusnya untuk 3 runway, bisa diatas 150 take off landing, produktifitasnya ini. Dengan adanya pembangunan yang cukup mahal yakni sebesar Rp6 Triliun, akan menjadi tidak efektif”

Artikel ini telah dibaca 2249 kali

loading...
Baca Lainnya

Petani Desa Fagoe Menerapkan Program TPJS Meski Belum Dapat Sosialisasi Dari Dinas Pertanian Malaka

Malaka- para petani di Desa Fafoe Kabupaten Malaka sudah melakukan menanam jagung dengan sistim doubel...

15 Mei 2020, 18:56 WIB

Penenun Kain Tradisional Desa Lakulo Alami Kendala Pemasaran

Malaka – produksi dari penenun kain tradisional di desa Lakulo kecamatan Weliman masih memiliki kendala...

11 Mei 2020, 15:12 WIB

Dampak Covid19, Pedagang Aneka Kue Khas Romadhan Di Aceh Singkil Terancam Gulung Tikar

Singkil – Para pedagang kue untuk berbuka puasa di lokasi Jln. Sudirman yang musiman di...

5 Mei 2020, 19:20 WIB

Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Tingkatkan Cadangan Emas

JAKARTA – Di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amirika Serikat (AS) yang saat...

18 Maret 2020, 22:11 WIB

MENGENAL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI PERTAMA DI INDONESIA

Indonesia Power merupakan anak perusahaan dari PLN yang bergerak di bidang operasi dan pemeliharaan pembangkit....

14 Maret 2020, 13:13 WIB

5 Produk Tas Selempang Terbaru

Sebagaimana yang diketahui bahwa tas merupakan salah satu aksesoris pelengkap gaya masa kini yang bukan...

11 Maret 2020, 03:42 WIB

loading...