Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:07 WIB

Singapore

Singapore

Singapore pangkas prospek pertumbuhan Ekonomi

Singapore – Perang dagang AS-China membuat negara-negara di dunia gigit jari. Tak Terkecuali Singapura. Bahkan, Negeri Jiran ini memangkas prospek pertumbuhan ekonominya menjadi 0 persen-1,0 persen dari proyeksi sebelumnya 1,5 persen-2,5 persen.

Mengutip AFP, Selasa (13/8), Singapura pesimis ekonominya bisa tumbuh pada tahun ini karena meningkatnya tensi perang dagang. Perang dagang itu diperkirakan menahan laju ekspor Singapura.

Revisi prospek ekonomi Singapura ini merupakan kedua kalinya pada tahun ini, setelah mencatat pertumbuhan pada tahun lalu, yakni 3,2 persen.

Menurut Pemerintah Singapura, ekspor sangat sensitif terhadap guncangan eksternal. Padahal, Singapura merupakan pintu pertama perdagangan di antara negara-negara Asia.

Disebutkan, pengiriman barang telah jatuh dari kuartal ke kuartal, yang paling mengejutkan terjadi pada kuartal II 2019.

“Prospek pertumbuhan pasar negara berkembang dan China telah memburuk, sebagian karena meningkatnya konflik perdagangan AS-China,” ujar Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Lim Hng Kiang.

Menurut dia, ketidakpastian dan risiko perlambatan ekonomi global terus meningkat sejak tiga bulan terakhir.

Terakhir, Presiden AS Donald Trump menegaskan perundingan dagang dengan China belum akan menemui kesepakatan. Trump menyatakan akan mematok tarif tambahan 10 persen untuk barang-barang impor China senilai US$300 miliar.

“Ini bisa sangat merusak bisnis global dan kepercayaan global, dengan implikasi yang merugikan perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi global,” terang dia.

Singapura sebelumnya mengaku terpukul dengan jatuhnya permintaan barang-barang elektronik, ekspor vital bagi sektor manufaktur.

DBS Bank menuturkan prospek ekonomi yang dipangkas membuat Singapura harus melonggarkan kebijakan moneternya. Tujuannya, demi merangsang ekonomi.

Artikel ini telah dibaca 495 kali

loading...
Baca Lainnya

Tata Cara dan Etika Penagihan Pinjaman Online yang Benar

Seperti yang kita ketahui, pinjaman online adalah salah satu layanan peminjaman uang dan diperuntukan bagi...

Financial manager using smartphone at her workplace, view from the top

17 September 2020, 16:24 WIB

Dampak Covid-19, Warga Barsel Masih Enggan Mengunjungi Tempat Wisata Banyu Habang

Buntok – pandemi covid-19 sangat berdampak sekali terhadap sepinya pengunjung ke tempat Wisata Banyu Habang....

16 Agustus 2020, 01:39 WIB

UMKM Klaster Unggas Binaan SIG, Terus Berkembang Ditengah Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM mitra...

13 Agustus 2020, 14:41 WIB

Petani Desa Fagoe Menerapkan Program TPJS Meski Belum Dapat Sosialisasi Dari Dinas Pertanian Malaka

Malaka- para petani di Desa Fafoe Kabupaten Malaka sudah melakukan menanam jagung dengan sistim doubel...

15 Mei 2020, 18:56 WIB

Penenun Kain Tradisional Desa Lakulo Alami Kendala Pemasaran

Malaka – produksi dari penenun kain tradisional di desa Lakulo kecamatan Weliman masih memiliki kendala...

11 Mei 2020, 15:12 WIB

Dampak Covid19, Pedagang Aneka Kue Khas Romadhan Di Aceh Singkil Terancam Gulung Tikar

Singkil – Para pedagang kue untuk berbuka puasa di lokasi Jln. Sudirman yang musiman di...

5 Mei 2020, 19:20 WIB

loading...