Langsung ke konten
Jumat, 6 November 2026
Surabaya

Bambang Haryo sebut Program BSPS Mampu Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat

Anggota DPR-RI Bambang Haryo Soekartono dalam satu kesempatan wawancara bersama media/Foto : Istimewa

SURABAYA — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik yang layak. Program ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mendongkrak kualitas hidup serta kesejahteraan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menegaskan bahwa hunian yang sehat secara langsung memengaruhi ketenangan dan produktivitas warga. Lingkungan yang aman dan layak juga mendukung tumbuh kembang generasi muda secara optimal.

“Dampaknya, masyarakat mendapatkan rumah yang layak huni. Tentu kehidupannya menjadi lebih sehat dan tenang, sehingga bisa bekerja dengan tenang dan berimbas pada kesejahteraan,” ujar Bambang saat meninjau calon penerima bantuan di kawasan Kendangsari, Surabaya, Jumat.

Program nasional yang menjadi bagian dari kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini menargetkan perbaikan 420 ribu rumah di seluruh Indonesia pada 2026. Kota Surabaya sendiri mendapatkan alokasi perbaikan untuk sekitar 2.000 unit rumah.

Dalam peninjauan tersebut, Bambang mengecek persiapan renovasi tiga rumah warga, salah satunya milik Nur Fadilah. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai awal November dan ditargetkan rampung kurang dari satu bulan.

Politisi senior tersebut menyoroti pentingnya fasilitas sanitasi dan ketahanan bangunan terhadap banjir. Tak hanya meninjau, Ketua Kapoksi Komisi VII DPR RI ini bahkan menyumbangkan bantuan pribadi untuk pembangunan fasilitas toilet di rumah tersebut.

Rasa haru dan syukur tak mampu disembunyikan oleh Nur Fadilah, salah satu penerima manfaat yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir. Keterbatasan ekonomi selama ini membuatnya tidak pernah sanggup memperbaiki tempat tinggalnya.

“Saya sangat gembira. Dari dulu saya punya cita-cita ingin membangun rumah, tetapi tidak ada dananya,” ungkap Nur penuh emosi.

Pemerintah berharap penyaluran bantuan pemugaran rumah ini dapat memutus rantai pemukiman tidak layak. Melalui sinergi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, program ini diharapkan terus mendorong taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.