SURABAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong seluruh pihak, termasuk lintas kementerian dan pemerintah daerah, untuk memperkuat pilar penopang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Surabaya. Dukungan komprehensif tersebut mencakup perluasan akses permodalan, kemudahan perizinan, hingga fasilitasi pemasaran produk secara luas.
Langkah ini dinilai krusial guna mendorong pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara global. Salah satu potensi unggulan yang menjadi sorotan adalah industri kreatif batik ramah lingkungan atau ecoprint yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif sejak dirintis pada 2019.
Potensi besar produk lokal tersebut terlihat saat Bambang meninjau langsung unit usaha Batik Essa Ecoprint di Surabaya pada Jumat (16/10/2026). Ia menilai inovasi batik ramah lingkungan ini sangat berpeluang menembus pasar internasional sekaligus menjadi identitas visual baru bagi Kota Pahlawan.
“Batik ecoprint ini bisa mengangkat nama baik Kota Surabaya. Harapannya, produk ini bisa menjadi ciri khas Surabaya,” ujar Bambang di sela-sela kunjungannya.
Diversifikasi produk ecoprint saat ini tidak lagi terbatas pada lembaran kain batik semata. Pelaku usaha telah mengembangkannya menjadi ragam produk bernilai tambah tinggi seperti busana siap pakai, tas, pasmina, hingga suvenir khas.
Bahkan, kreasinya sempat tampil dalam ajang promosi di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk menyapa wisatawan mancanegara dan penumpang kapal pesiar. Keberhasilan menarik minat turis asing ini membuktikan daya saing produk UMKM Surabaya di mata dunia.
Guna menjaga keberlanjutan momentum tersebut, pemerintah diminta merealisasikan kemudahan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sesuai arahan kebijakan nasional, pelaku usaha dapat memanfaatkan plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa jaminan tambahan.
Selain penyertaan modal, pemangkasan birokrasi dalam proses perizinan usaha menjadi syarat mutlak agar UMKM dapat melakukan ekspansi pasar secara legal dan masif. Bambang berharap integrasi dukungan permodalan, perizinan, dan pemasaran ini dapat meningkatkan kelas UMKM Surabaya hingga merambah pasar global.
